Minggu, 25 Oktober 2009 - 07:44:05 WIBLIPUTAN HYGIENE DAN SANITASI BANDAR UDARA BETO AMBARI,BAU-BAU 19 MEI- 20 MEI 2011
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik & Ekonomi - Dibaca: 80 kali
Bandar Udara Beto
Ambari adalah Bandar Udara di Bau-Bau yang ada sejak tahun 1976 yang dikelola
oleh pemda Bau-Bau.Pada tahun 1982 bandar Udara Beto Ambari dikelola oleh
Departemen perhubungan.Pada saat itu
panjang landasan hanya 850 meter dan hanya melayani pesawat Casa 100 dan
Casa 200.sejak tahun 2007 pak Sulaiman menjabat sebagai Kepala bandar Udara
Beto ambari dimana pada saat itu panjang landasan telah diperluas menjadi 1050
meter dan lebar 23 meter yang telah melayani penerbangan maskapai Susi Air
(kapasitas 12 orang). Pada masa jabatannya di tahun 2008 pak Sulaiman melakukan
perluasan Landasan menjadi 1600 meter dan lebar 30 meter,awalnya hanya melayani
pesawat ATR dan Fokker 27. Seiring dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat
Bau-Bau akan pentingnya transportasi udara maka Bandar Udara Beto ambari
akhirnya melayani penerbangan Merpati 4 kali seminggu, Wings Air setiap hari dan
Express Air setiap hari.
Saya dan Bapak Warsidi pada tanggal 19 mei
2011 berangkat ke Bau-Bau yang terlebih dahulu transit di Bandar Udara
Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Express jam 05.00 dari Jakarta.Kami
sampai di Makassar sekitar jam 08.15 dan kami menunggu untuk melanjutkan
penerbangan ke Bau-Bau menggunakan pesawat express lainnya (demikian pengumuman
dari pramugari setelah landing di
Makassar).Kami menunggu sekitar 2,5 jam di Bandar Udara
Hasanuddin,Makassar karena adanya keterlambatan dari pihak Express Air (alasan
operasional). Jam 13.00 waktu Makassar (beda 1 jam lebih cepat dari Jakarta) kami boarding
untuk melanjutkan penerbangan ke Bau-Bau menggunakan tipe pesawat
Donier,kapasitas 30 penumpang.
Kami tiba di Bau-Bau setelah menempuh perjalanan 45 menit diatas selat Buton. Di Bau-Bau kami disambut hangat oleh Kepala Bandar Udara Beto Ambari,Bau-Bau pak Sulaiman yang merupakan putra daerah Kolaka, salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara.
Kami langsung bertugas meninjau dan menilai Bandar Udara Beto Ambari,Bau-Bau dari gedung terminal, area parkir, gedung operasional Kantor, Tower, PKP-PK dan ruang Telnav.

0 Komentar :
Isi Komentar :


Acara Gathering keluarga besar Balai Hatpen
Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.




Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online



