Sekilas Info
  • Acara Gathering keluarga besar Balai Hatpen
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
 
Media Iklan Anda
 
Statistik
  Pengunjung hari ini : 10
  Total pengunjung : 559
  Hits hari ini : 29
  Total Hits : 5083
  Pengunjung Online : 4

 
Polling

Apa yang paling anda inginkan saat ini?

 kemudahan pinjaman modal usaha

 Banyak dinas dan tunjangan

 Naik pangkat Setiap tahun

 Remunerasi

Lihat Hasil Poling

 
  • Minggu, 25 Oktober 2009 - 07:44:05 WIB
    LIPUTAN HYGIENE DAN SANITASI BANDAR UDARA BETO AMBARI,BAU-BAU 19 MEI- 20 MEI 2011
    Diposting oleh : Administrator
    Kategori: Politik & Ekonomi - Dibaca: 80 kali

    Bandar Udara Beto Ambari adalah Bandar Udara di Bau-Bau yang ada sejak tahun 1976 yang dikelola oleh pemda Bau-Bau.Pada tahun 1982 bandar Udara Beto Ambari dikelola oleh Departemen perhubungan.Pada saat itu  panjang landasan hanya 850 meter dan hanya melayani pesawat Casa 100 dan Casa 200.sejak tahun 2007 pak Sulaiman menjabat sebagai Kepala bandar Udara Beto ambari dimana pada saat itu panjang landasan telah diperluas menjadi 1050 meter dan lebar 23 meter yang telah melayani penerbangan maskapai Susi Air (kapasitas 12 orang). Pada masa jabatannya di tahun 2008 pak Sulaiman melakukan perluasan Landasan menjadi 1600 meter dan lebar 30 meter,awalnya hanya melayani pesawat ATR dan Fokker 27. Seiring dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat Bau-Bau akan pentingnya transportasi udara maka Bandar Udara Beto ambari akhirnya melayani penerbangan Merpati 4 kali seminggu, Wings Air setiap hari dan Express Air setiap hari.

     
    Saya dan Bapak Warsidi pada tanggal 19 mei 2011 berangkat ke Bau-Bau yang terlebih dahulu transit di Bandar Udara Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Express jam 05.00 dari Jakarta.Kami sampai di Makassar sekitar jam 08.15 dan kami menunggu untuk melanjutkan penerbangan ke Bau-Bau menggunakan pesawat express lainnya (demikian pengumuman dari pramugari setelah landing di  Makassar).Kami menunggu sekitar 2,5 jam di Bandar Udara Hasanuddin,Makassar karena adanya keterlambatan dari pihak Express Air (alasan operasional). Jam 13.00 waktu Makassar (beda 1 jam lebih cepat dari Jakarta) kami boarding untuk melanjutkan penerbangan ke Bau-Bau menggunakan tipe pesawat Donier,kapasitas 30 penumpang.

    Kami  tiba di Bau-Bau setelah  menempuh perjalanan 45 menit diatas selat Buton. Di Bau-Bau kami disambut hangat oleh Kepala Bandar Udara Beto Ambari,Bau-Bau pak Sulaiman yang merupakan putra daerah Kolaka, salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara.

    Kami langsung bertugas meninjau dan menilai Bandar Udara Beto Ambari,Bau-Bau dari gedung terminal, area parkir, gedung operasional Kantor, Tower, PKP-PK dan ruang Telnav.

     



    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

  • Galeri Foto

 

© Copyright Balai Kesehatan Penerbangan.