Sekilas Info
  • Acara Gathering keluarga besar Balai Hatpen
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
 
Media Iklan Anda
 
Statistik
  Pengunjung hari ini : 10
  Total pengunjung : 559
  Hits hari ini : 27
  Total Hits : 5081
  Pengunjung Online : 4

 
Polling

Apa yang paling anda inginkan saat ini?

 kemudahan pinjaman modal usaha

 Banyak dinas dan tunjangan

 Naik pangkat Setiap tahun

 Remunerasi

Lihat Hasil Poling

 
  • Minggu, 25 Oktober 2009 - 07:25:22 WIB
    SINDROM KORONER AKUT PADA PENERBANGAN
    Diposting oleh : Administrator
    Kategori: Teknologi - Dibaca: 81 kali

    Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah inkapasitasi pilot atau pilot incapacitation. Ini merupakan keadaan apapun yang mempengaruhi kesehatan penerbang selama bertugas yang menyebabkan pilot tersebut tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Inkapasitasi pilot dapat terjadi dalam bentuk apapun, mulai dari tidak berfungsinya sebagian fungsi tubuh yang tidak kentara, sampai kematian mendadak. Hal ini juga dapat terjadi pada semua kelompok umur dan di semua fase penerbangan dan sering tanpa peringatan atau tanda-tanda sebelumnya.9 Penyebab tersering inkapasitasi pilot yang menimbulkan kematian mendadak pada awak pesawat (pilot, navigator dan awak pesawat lainnya) adalah penyakit kardiovaskuler atau dikenal dengan istilah Kematian Jantung Mendadak. Contoh kasus Kematian Jantung Mendadak pada penerbangan sipil Indonesia adalah pada penerbang maskapai penerbangan Garuda, sedangkan pada penerbangan sipil Internasional telah terjadi 1 (satu) kasus Kematian Jantung Mendadak yaitu pada penerbang Continental Airline serta dalam penerbangan pesawat komuter di Cape Cod. Seorang penerbang dengan latar belakang penyakit jantung yang diperberat dengan adanya faktor risiko serta pengaruh daya inersia selama akselerasi pesawat ke arah depan pada waktu take – off maupun selama deselerasi pesawat saat landing, dapat mencetuskan terjadinya Sindrom Koroner Akut (SKA) dengan segala komplikasinya, yang selanjutnya akan dapat mengakibatkan inkapasitasi penerbang dalam menjalankan tugasnya. Kejadian Inkapasitasi Mendadak terutama Kematian Jantung Mendadak pada penerbangan tentu saja sangat memprihatinkan buat kita semua karena mengancam keselamatan penerbangan.

     

    Sindrom koroner akut (SKA) merupakan keadaan darurat jantung dengan manifestasi klinis rasa tidak enak didada atau gejala lain sebagai akibat iskemia miokardium.

    Selama melakukan aktivitas fisik atau jika ter­dapat stres psikologis, kebutuhan oksigen di miokardium akan meningkat, terutama karena denyut jantung dan kontraktilitas miokardium akan ditingkatkan oleh perangsangan simpatis. Sebagai respons terhadap hal ini, resistansi pem­buluh darah koroner pada jantung yang nor­mal dapat menurun hingga sekitar 20% dari nilai istirahat sehingga sejalan dengan pening­katan perfusi koroner, keseimbangan O2 akan dipertahankan bahkan selama periode kebutuh­an yang meningkat. Kemampuan meningkat­kan per isi hingga lima kali lipat dari nilai isti­rahat disebut sebagai cadangan koroner. Rentang yang lebar dari aliran darah koroner terjadi kare­na pembuluh koroner yang berada di bagian distal akan berkonstriksi pada saat istirahat, dan hanya berdilatasi sesuai kebutuhan.



    1 Komentar :

    hilman
    15 Januari 2010 - 04:16:25 WIB

    emang sih, windows 7 lebih cepat dibandingkan vista, tapi masih banyak bug bung.
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

  • Galeri Foto

 

© Copyright Balai Kesehatan Penerbangan.