Sekilas Info
  • Acara Gathering keluarga besar Balai Hatpen
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
 
Media Iklan Anda
 
Statistik
  Pengunjung hari ini : 10
  Total pengunjung : 559
  Hits hari ini : 22
  Total Hits : 5076
  Pengunjung Online : 5

 
Polling

Apa yang paling anda inginkan saat ini?

 kemudahan pinjaman modal usaha

 Banyak dinas dan tunjangan

 Naik pangkat Setiap tahun

 Remunerasi

Lihat Hasil Poling

 
  • Sabtu, 31 Januari 2009 - 14:30:48 WIB
    PENTINGNYA PENGETAHUAN HIPOKSIA/KURANG OKSIGEN BAGI AIR CREW/PILOT
    Diposting oleh : Administrator
    Kategori: Olahraga - Dibaca: 154 kali

    Hipoksia adalah suatu kumpulan gejala yang bersifat mendadak/ akut yang timbul oleh karena jumlah oksigen yg tdk cukup pada jaringan tubuh akibat penurunan tekanan parsial oksigen dalam udara pernafasan.

    Gejala hipoksia yang dialami  bermacam-macam dan bersifat individual/berbeda-beda masing2 individu. Gejala terdiri dari gejala subjektif/yang dirasakan sendiri oleh individu tersebut dan gejala objektif/gejala yang diamati oleh orang lain dan tidak dirasakan/disadari oleh individunya.

    Gejala subjektif terdiri dari:

    *      Sensasi kekurangan udara / haus akan udara

    *      Ketakutan/panik

    *      Nyeri Kepala dan pusing

    *      Fatique/kelelahan

    *      Nausea/mual

    *      Blurred vision dan tunnel vision/ penglihatan menjadi buram dan menyempit spt masuk dlm terowongan.

    *      Parestesi dan baal/kebas

    *      Euforia/ kegembiraan yang abnormal/berlebihan.

    *      Overconfident

    Gejala objektif terdiri dari:

    *      Bagian  tubuh terutama tangan,kaki dan wajah menjadi kebiruan

    *      Kehilangan koordinasi gerakan dari otot

    *      Mental confusion dan poor judgement

    *      Unconsciousness/kehilangan kesadaran

    Bagaimana caranya air crew pada umumnya dan pilot pada khususnya dapat mengetahui bahwa dia telah terkena hipoksia sehingga sesegera mungkin mengatasinya agar tidak menimbulkan hal yang fatal?

    Untuk dapat merasakan gejala hipoksia dapat lewat pelatihan di Ruang Udara Bertekanan Rendah/RUBR atau yang dikenal dengan Hipobarik Chamber Training. Tujuan dari pelatihan ini adalah para pilot/penerbang dapat mengenali gejala-gejala hipoksia ringan, sehingga dengan mengenalinya sedini mungkin maka akan dapat mengatasinya dengan segera. Sasarannya adalah Pilot, karena segala keputusan ada di tangan dia.



    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

  • Galeri Foto

 

© Copyright Balai Kesehatan Penerbangan.